“Awas! Gerilya Luhut Panjaitan Gembosi Hak Angket Ahok Gate”


Pengamat politik Sahirul Alem mengingatkan upaya penggembosan Pansus Hak Angket soal pengaktifan kembali terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Alem, Pansus “Ahok Gate” bisa masuk angin, setelah parpol-parpol tertentu bisa ditekuk “kubu Ahok”. “Jokowi dan Luhut Panjaitan pun sudah membaca upaya hak angket. Dan arahnya partai-partai di DPR bisa ditaklukan,” jelas Alem kepada intelijen (13/02).

Alem memprediksikan, walaupun PAN, PKB ikut bergabung dengan PKS dan Gerindra mengusung hak angket, nantinya hanya tinggal PKS dan Gerindra. “Kalau voting pasti kalah di sidang paripurna,” jelas Alem.

Kata Alem, “partai-partai pendukung pemerintah” yang mengeluarkan hak angket, hanya ingin dianggap berpihak kepada rakyat. “Ini bagian strategi untuk menarik suara saja. Padahal kalau didekati Luhut dan Jokowi bisa dibatalkan,” ungkap Alem.

Untuk itu, kata Alem , rakyat tidak banyak berharap dari sikap kalangan partai-partai di DPR yang mengeluarkan hak angket untuk kasus Ahok. “Saat ini rakyat punya tokoh tersendiri dan jadi panutan yaitu ulama dan habaib, salah satunya Habib Rizieq,” jelas Alem.

Diberitakan sebelumnya, usulan Pansus Hak Angket “Ahok Gate” sudah ditandatangani 93 anggota DPR dari empat fraksi di DPR RI. Hal itu sudah memenuhi syarat untuk usulan penggunaan Hak Angket DPR RI.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon. “Usulan pansus angket #ahokgate sudah ditandatangani 93 orang dari 4 Fraksi. Sudah memenuhi syarat untuk usulan penggunaan Hak Angket DPR RI. @Gerindra,” tegas Fadli di akun Twitter ‏@fadlizon.

@fadlizon menulis: “Fraksi @Gerindra akan kawal agar hak angket berjalan. Disusul tiga fraksi (PAN, Demokrat, PKS) yang juga menandatangani hak angket. #ahokgate.” (int)

Tidak ada komentar