Camat dan Kasatpol PP 'Ribut' Gara-gara Ternak Babi




Penertiban peternakan babi di Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak masih terkendala. Sat Pol PP Deliserdang maupun pihak Kecamatan Hamparan Perak saling tuding tentang siapa yang akan menertibkan ternak babi tersebut.

Kasat Pol PP Deliserdang Suryadi Aritonang kepada wartawan menegaskan Senin (27/2) pihaknya tidak ada kendala untuk menertibkan peternakan babi.

Namun menurutnya pihaknya tidak bisa secara spontan melakukan penertiban ternak babi karena para peternak sudah diarahkan untuk memindahkan sendiri peternakan babinya.

“Tidak ada kendalanya, hanya saja kita tidak bisa spontan melakukan penertiban, karena sudah diarahkan untuk memindahkan ternanya sendiri. Cuma kita memantau apakah berkurang ternaknya, kitakan sudah koordinasi dengan camat dan perkembangannya nanti diawasi camat,” tergas Suryadi.

Disinggung pihak kecamatan sudah menyurati pihak Sat Pol PP untuk melakukan eksekusi dan pihak kecamatan menunggu turunnya Sat Pol PP, Suryadi menerangkan, pihaknya sudah turun. “Sebelum diapun camat, kita sudah turun. Kita sudah adakan pertemuan dengan pihak pengusaha dan masyarakat,” terangnya.

Ditanya mengapa hanya dilakukan pertemuan-pertemuan saja namun belum membuahkan hasil sementara warga sudah resah, dirinya mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi lagi. “Nantilah kita koordinasi lagi, setelah hasil pertemuan baru bisa ditentukan kapan dilakukan eksekusi,” kata Suryadi.

Sementara itu Camat Hamparan Perak Gongma S Harahap mengatakan, sebenarnya permasalahan ini tinggal tindak lanjut untuk mengeksekusi yang dilakukan oleh Sat Pol PP. “Tidak ada masalah yang lain-lain, karena semenjak bulan Agustus 2016 yang lalu pihak Kecamatan Hamparan Perak sudah menyurati Sat Pol PP untuk melakukan eksekusi,” kata Gongma. (mol)

Tidak ada komentar