Ini Beda Perlakuan Warga Bukit Duri Terhadap Ahok, Anies dan Habib Rizieq


Warga Bukit Duri jadi perhatian publik apalagi beberapa tokoh sambangi wilayah ini. Ini bedanya ketika dikunjungi Ahok, Anies dan Rizieq Shihab, Kamis (23/2/2017).

Kemarin, Rabu (22/2/2017) Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atau dikenal sebagai Habib Rizieq Shihab sambangi korban banjir Bukit Duri.

Beberapa waktu lalu kawasan Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jaksel ini juga disambangi oleh beberapa tokoh.

Antara lain Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ada perbedaan saat mereka sambangi kawasan Bukit Duri.

Anies Baswedan dapat selendang

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan sambangi Bukit Duri.

Dilansir dari Kompas.com mendapat sebuah selendang yang dipakai untuk menggendong anak.

Selendang tersebut merupakan pemberian seorang warga saat dia berkampanye di lokasi bekas gusuran di Bukit Duri, Senin (9/1/2017).

[caption id="attachment_11876" align="alignnone" width="698"] Calon gubernur DKI Anies Baswedan disela kampanyenya di kawasan bekas penertiban Bukit Duri, untuk normalisasi Sungai Ciliwung di RW 12 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). (KOMPAS.COM)[/caption]

Selendang itu diberikan seorang ibu warga setempat bernama Sadiah (50).

Wanita itu memberikan selendang itu agar jika Anies terpilih jadi gubernur, ia mau memperlakukan warga layaknya anak.

Anies mengaku merasakan perasaan yang berbeda saat menerima pemberian selendang tersebut.

"Hanya rasanya beda aja ketika diberi selendang yang biasa dipakai menggendong anak sekarang diberikan ke saya, diminta untuk saya menggendong mereka," kata Anies.

"Bila amanah, saya akan menggendong mereka sebagai mana mereka menggendong cucunya, digendong dengan kasih sayang dan rasa cinta," tambah Anies.

Dia mengatakan, selendang yang diberikan warga itu akan jadi kenangan dan ingatan baginya untuk memberi perhatian kepada warga dan memperlakukan mereka dengan baik.

"Selendang ini akan saya simpan dan saya bawa. Bila saya jadi gubernur akan saya pakai. Bukti ke semuanya Insya Allah amanah untuk menggendong anak-anak di Jakarta," kata Anies.

Ahok janji lakukan penggusuran

Ahok memang berbeda, saat ini ia membutuhkan dukungan untuk kembali bisa memimpin Jakarta, bukannya berikan janji yang menarik perhatian, Ahok justru lakukan hal sebaliknya.

Beberapa hari lalu, Ahok menemui warga di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan yakni pada Senin (20/2/2017) siang.

Melansir Tribunnews.com, Ahok menjelaskan, program Pemprov DKI Jakarta soal normalisasi sungai.

"Pasti dibongkar," kata Ahok kepada Rantiyah (62) warga RT 001/RW012.

[caption id="attachment_11877" align="alignleft" width="623"] Ahok saat mengunjungi Bukit Duri, ia janji akan gusur rumah warga terkait upaya normalisasi sungai. (TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI)[/caption]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nenek lima cucu itu mengaku ikhlas rumahnya dibongkar.

Asalkan mendapat ganti rugi yang sesuai.

"Saya mah masih mikirin anak dan cucu saya saja pak. Ya saya mah bersedia (bila rumahnya dibongkar). Yang penting diganti rugi," katanya.

Kepada wartawan, Ahok pun mengatakan akan tetap melakukan penggusuran sebagai upaya penanganan banjir.

Sebab, menurutnya, sungai tersebut perlu dinormalisasi.

"Siapa pun jadi gubernur kalau gak melakukan normalisasi pasti dia gak kerja," kata Ahok.

Dari Bukit Duri, Ahok kemudian mengunjungi kawasan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Di wilayah ini dia menemui sejumlah warga korban banjir yang mengungsi di tenda pengungsian sekitar Masjid Raya Universitas Borobudur.

Habib Rizieq didoakan jadi presiden

Selain dua calon gubernur yang masuk putaran kedua di Pilgub DKI Jakarta, Pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab juga sempat sambangi Bukit Duri.

Kedatangannya tentu bukan dalam rangka raih simpati karena ia tak ikut Pilkada DKI namun justru memberikan santunan.

Ada yang unik dengan kedatangan Habib Rizieq, ia sempat didoakan warga terdampak banjir di Bukit Duri, Jakarta Selatan agar jadi Presiden Republik Indonesia.

Habib Rizieq yang mengenakan pakaian serba putih sempat mendatangi Jalan Raya Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Dia menyambangi posko banjir milik FPI.

[caption id="attachment_11878" align="alignnone" width="604"] Pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menyambangi korban banjir di Jalan Raya Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2017). (TRIBUNNEWS.COM/DENNIS DESTRYAWAN)[/caption]

Habib Rizieq sempat memberikan santunan berbentuk amplop putih kepada warga terdampak banjir.

Warga semringah dan sempat mendoakannya menjadi presiden.

"Terima kasih Bib, saya doakan jadi presiden," ucap seorang warga, Rabu (22/2/2017).

Menanggapi itu, Habib Rizieq hanya melepaskan senyuman.

Saat menyambangi Bukit Duri, Habib Rizieq didampingi Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat Zaitun Rasmin, Ketua Majelis Az-Zikra Ustaz Abdul Syukur.

Serta Ketua Umum DPD FPI Jakarta Habib Muhsin Ahmad Alatas, Dokter Sholeh Assegaf, dan istrinya, Syarifah Fadhlun Yahya.

Rencananya, Habib Rizieq bakal melanjutkan blusukannya ke beberapa wilayah terdampak banjir.

"Setelah ini ke Pejaten, dan Cipinang yang masih tenggelam," ujar Habib Rizieq. (trib)

 

 

Tidak ada komentar