Mantan Anggota DPR: "Ahok mulutnya busuk. Kenapa dibela pemerintah negeri sebesar ini..."




Pemerintah harus segera mengambil sikap menyelesaikan polemik yang terjadi akibat ancaman yang katanya diberikan calon gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII), Ahmad Muqoam di Jakarta, Rabu (1/2).

"Kalau pemerintah tidak mengambil sikap dari peran antagonistiknya Ahok, ya berkepanjangan dan saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi," sambungnya.

"Nadlatul Ulama itu massanya 92 juta orang. Kalau sang ketuanya, yang paling tinggi di NU diganggu, marah gak orang NU ini? Jadi wajar kalangan NU, Ansor, Banser, Fathayat NU, semua bergerak,  seperti cacing kepanasan,” sambung Ketua Komite I DPD RI itu.

Sementara itu, Ketua PB IKA PMII Zaini Rachman mempertanyakan sikap pemerintah yang terus membela Ahok

"Kenapa negeri sebesar ini, pemerintah sibuk membela Ahok. Ahok itu antagonis di negeri ini. Sekarang apa Ahok mau bertanggung jawab kalau terjadi reaksi dari masyarakat NU? Toh pemerintah juga yang disibukkan dan aparat juga yang disibukkan, kita yang disibukkan. Kita kalang kabut dengan Ahok seorang yang menurut saya mulutnya busuk,” kata mantan anggota Komisi XI DPR RI.

Zaini juga mengkritisi pemerintah Jokowi yang dinilai tidak kredible.

"Pemerintah ini parah dibidang politik dan hukum. Semua langkah politik Jokowi parah,” demikian Zaini. [rmol]

Tidak ada komentar