Politik 'Balas Budi' Ruhut ke SBY: Dulu Memuji, Sekarang Memaki-maki




Sorotan khusus diberikan oleh Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD terhadap hubungan antara Ruhut Sitompul dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, dulu SBY sering membiarkan kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul memaki-memaki orang.

"Dan dia (SBY) nampaknya menikmati itu. Sekarang, dia (SBY) dimaki-maki oleh Ruhut Sitompul," kata Mahfud.

Mantan anggota DPR dan menteri pertahanan itu mengatakan, hal ini menunjukkan arti bahwa roda selalu berputar. Karenanya Mahfud mengatakan, siapa pun yang berkuasa baik dulu atau sekarang atau yang berikutnya harus berhati-hati. "Karena roda akan tetap berputar," katanya.

 

Hal itu diberikan Mahfud menyusul pernyataan Ruhut yang juga menjabat sebagai juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Ruhut Sitompul meminta SBY untuk hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan.

Ruhut menyampaikan hal itu terkait dengan pernyataan SBY mengenai penyadapan. Soal isu penyadapan muncul ketika penasihat hukum Ahok menyebut memiliki bukti percakapan antara Ma'ruf dengan SBY.

"Dia (SBY) bilang penyadapan. Ada enggak kata-kata itu (penyadapan, red). Hati-hati mulutmu harimaumu," kata Ruhut usai paparan survei Manilka Research & Consulting di Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).

Ruhut juga hadir di persidangan Ahok. Karena itu, dia bisa memastikan tidak ada kata sadapan dalam sidang yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian.

"Tidak ada kata sadapan, hanya komunikasi," ungkap Ruhut.

Tidak ada komentar