Aktris Inggris Ini Menyesal tidak Menerima Ajakan Kencan Donald Trump


[caption id="attachment_12794" align="aligncenter" width="659"] Emma Thomson[/caption]

Nama Donald Trump kerap terhubung dengan wanita-wanita cantik dan seksi. Namun, ternyata tidak semua wanita cantik yang pernah didekati oleh Presiden Amerika Serikat (AS) ini memberikan tanggapan positif.

Salah satu perempuan cantik yang pernah didekati Trump adalah aktris Inggris Emma Thompson. Saat diwawancarai oleh pembawa acara talk show Swedia Fredrik Skavlan, Kamis (23/3) lalu, Emma secara mengejutkan bercerita bahwa ia pernah mendapat ajakan kencan dari Presiden Donald Trump.

"(saat itu) Saya sedang syuting film Primary Colors dengan John Travolta di Hollywood," kata aktris peraih dua piala Oscar, seperti dikutip Business Insider, Jumat (24/3).

"Saya sedang berada di dalam karavan dan saya baru saja bercerai. Saat itu telepon berdering, lalu saya mengangkat telepon: 'Hai. Ini Donald Trump di sini. Saya berkata," Benarkah? Apa yang bisa saya bantu?'"

Dan dengan aksen Amerika yang terbaik, Emma Thompson menceritakan apa yang dikatakan Trump padanya. Raja real-estate ini menawarkan kepada Thompson salah satu ruangan di salah satu menara Trump.

"Mengapa kau menawariku tempat tinggal di sana?" tanya Thompson kepada Trump.

"Yah, kau tahu, mungkin kita bisa makan malam bersama," kata Trump, menurut Thompson.

"Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan diriku sendiri," kata Thompson. "Saya berada di saya sendiri dan saya berkata, 'Oke, baik, aku akan kembali kepada Anda.'"

Dan kemudian dia menutup telepon.

Skavlan bertanya apakah Thompson pernah bertemu Trump sebelum pembicaraan via telepon tersebut.

"Aku tidak pernah bertemu dengannya, aku belum pernah bertemu dia sebelumnya," kata Thompson.

Kepada Skavlan, Thompson mengaku menyesal tidak menerima ajakan kencan Trump. "Saya berharap setelah mengingat cerita itu," katanya.

"Anda bisa menjadi Ibu Negara (kalau saja menerima ajakannya)," kata Skavlan menanggapi.

Menurut The Washington Post, pembicaraan telepon Trump dengan Thompson tersebut berlangsung antara Mei dan Agustus 1997 ketika film Primary Colors sedang dibuat. Saat itu Trump telah mengumumkan perpisahannya dari istri keduanya, Marla Maples pada bulan Mei 1997. Keduanya kemudian resmi bercerai pada tahun 1999.(rol)

Tidak ada komentar