Beri Batik ke rombongan Raja Salman, Ibu Ini Dapat Hadiah Jutaan Rupiah


[caption id="attachment_12436" align="aligncenter" width="720"] Ana usai terima uang dari Raja Arab[/caption]

Kunjungan rombongan Raja Arab Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Bali rupanya bukan hanya foya-foya. Kunjungan Raja Salman ini membawa berkah tersendiri bagi warga.

Seperti ketika rombongan Raja Salman melaksanakan salat Jumat di Masjid Puja Mandala, Kampial, Kuta Selatan. Seorang warga bernama Ana diberi uang segepok oleh rombongan Raja Salman.

Ana mengaku tak sedikit pun tebersit dipikirannya bakal menerima berkah dari salah seorang rombongan kerajaan Arab saat akan menjalani ibadah Salat Jumat di Masjid Puja Mandala. Ibu asal Pekalongan kelahiran 1980 ini mendapat hadiah segempok uang pecahan Rp 100 ribu.

"Saya tidak hitung kayaknya jutaan deh mas. Enggak nyangka saya," ungkap Ana di halaman parkir Puja Mandala, komplek peribadatan di Kampial Kuta Selatan.

Cerita ini terjadi ketika Ana sudah jauh hari sebelum rombongan Kerajaan Arab Saudi tiba di Bali, berencana memberikan bingkisan baju dan kain batik asli asal Pekalongan. Bahkan rencana itu akan diberikannya langsung ke salah satu Pangeran Arab di St.Regis hotel.

Namun upaya itu diurungkannya lantaran melihat pemberitaan sejumlah media ada yang ditangkap jika masuk hotel. Momen Salat Jumat pun dimanfaatkannya untuk memberikan bungkusan itu.

"Saya tadi hanya coba-coba saja. Siapa tahu ada rombongan dari Arab yang Salat Jumat. Tadi saya tidak ngerti siapa yang saya kasih kado, terpenting wes (sudah) kesampean tujuan saya mas," Akunya.

Batik dan baju kaos itu diberikan kepada salah satu staf kementerian untuk Arab Saudi setelah menunaikan ibadah Salat Jumat. Begitu menerima bingkisan dari Ana, lelaki berperawakan tinggi besar mengenakan sorban abu-abu itu menyerahkan segepok uang kepada perempuan berjilbab hitam tersebut.

Ana mengaku bingkisan yang diserahkannya terdiri dari tiga buah batik dan tiga buah kaos.

"Ada tiga batik dari Pekalongan dan tiga kaos t-shirt Puja Mandala produksi saya sendiri," kata dia yang mengaku tinggal di bilangan wilayah kelurahan Benoa, Kuta Selatan. [mc]

Tidak ada komentar