Korea Utara-Malaysia Siap Perang. Ini Indikasinya...




Jangan anggap remeh perseteruan antara Malaysia dan Korea Utara. Meskipun bersifat diplomatik, ketegangan antara ke dua negara bisa saja memicu konflik hingga pecah perang.

Jika memang terjadi perang antara kedua negara, pasti akan melibatkan negara lain. Terutama pihak sekutu yang akan membela Malaysia habis-habisan hingga memicu Perang Dunia III.

Hal ini diungkapkan praktisi media Pepih Nugraha dalam satu kicauannya di akun media sosial miliknya. Pemicu Perang Dunia I juga demikian katanya.

Awal PD I juga dimulai atas terbunuhnya Franz Ferdinand yang merupakan putra mahkota kekaisaran Austria-Hongaria, kendati banyak alasan lain penyebab perang itu.

"Jangan anggap enteng konflik Malaysia-Korut, bisa memicu Perang Dunia III, dulu PD I dimulai atas terbunuhnya F Ferdinand, kini Kim Jong Nam,"  kicau Pepih dalam akun Twitternya.

Indikasi pertikaian antara Malaysia dan Korea Utara sudah terlihat usai konflik diplomatik menyusul kematian Kim Jong Nam, saudara tiri dari pemimpin muda Korut, Kim Jong Un, makin meningkat tajam.

Baca juga : Rudal Terbaru Korut Mampu Luluh Lantakkan Malaysia dengan Sekali Sentuh

Pada Selasa (7/3/2017) ini, Pyongyang membuat keputusan tak biasa dan mengejutkan, yakni melarang semua warga Malaysia untuk pulang ke negara mereka sendiri, seperti dilaporkan Reuters.

Perseteruan diplomatik yang dimulai dengan pendeportasian Ri Jong Chol, terduga pembunuh Kim Jong Nam, dan pengusiran Dubes Korea Utara, Kang Chol, menjalar ke warga sipil biasa atau bukan diplomat.

Langkah Kuala Lumpur mengusir Kang Chol telah dibalas oleh Pyongyang dengan mengusir Dubes Malaysia untuk Korea Utara, Mohamad Nizan Mohamad.

Pyongyang,  mengatakan, pihaknya melarang setiap warga Malaysia untuk sementara waktu untuk meninggalkan Korut sebagai jaminan bagi keselamatan para diplomat dan warga Korut di Malaysia.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara telah memberitahu Kedubes Malaysia di Pyongyang tentang alasan mengapa ada larangan tersebut.

Baca juga : AS Siapkan Pasukan Khusus Habisi Kim Jong-Un

Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, larangan itu untuk mengukur kadar hubungan kedua negara.

Berharap, kasus kematian Kim Jong Nam dapat segera diselesaikan agar hubungan bilateral keduanya dapat terus dijalin dan dikembangkan.

Provokasi kekuatan tempur Korut juga telah membuat resah negara tetangganya, terutama Jepang.  Baru-baru ini Korea Utara meluncurkan empat rudal balistik ke Laut Jepang, seperti disampaikan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe.

Tiga rudal tersebut jatuh di kawasan zona ekonomi ekslusif ZEE Jepang setelah terbang sekitar 1.000km.

Tidak ada komentar