Membonceng Temannya yang Polisi, Penembakan Jember Diduga Karena Saling Salip di Jalan




Tewasnya Dedi, seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember menimbulkan berbagai spekulasi. Muncul dugaan peristiwa itu terjadi karena korban dan pelaku saling berkejaran atau menyalip di jalan raya.

Dedi saat itu dibonceng kawannya bernama Rama Adi (29) mengendarai Suzuki Smash. Rama Adi diketahui sebagai anggota Polsek Tamanan Polres Bondowoso berpangkat brigadir, kelahiran Mataram yang tinggal di perumahan di kawasan Sumbersari Jember.

"Dari keterangan saksi, kemungkinan emosi di jalan dan kendaraan korban dan pelaku saling menyalip," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/3/2017).

Informasi yang diterima polisi, motor yang dikemudikan Rama terlihat saling berpacu kecepatan dengan dua mobil Honda Jazz dan Suzuki swift.

Rama disebut menghentikan Swift di depan mal, Jalan Raya Sultan Agung. Kemudian, Dedi yang turun menghampiri samping kiri mobil Swift, dan terjadi percekcokan.

Selang beberapa saat kemudian, terdengar suara letusan dari dalam mobil tersebut yang mengakibatkan mahasiswa asal Bima, NTB itu ambruk bersimbah darah.

Dedi tewas di lokasi karena terluka tembak di rahang kanan dan peluru bersarang di kepala. Mobil Swift yang belum diketahui identitasnya itu kabur. (detik)

Tidak ada komentar