Panjang 1 Meter, Berwarna Perak dan Keemasan, Ini Taksiran Harga Pedang Raja Salman untuk Kapolri




Pedang dengan warna  emas pemberian Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud diserahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Koordinator Sekretaris Pribadi (Kakorspri) Kapolri Kombes Dadang Hartanto menjelaskan bahwa penyerahan pedang tersebut untuk diteliti KPK apakah termasuk kedalam grativikasi.

"Saya datang ke sini dengan maksud ingin menyampaikan laporan gratifikasi, ini merupakan bentuk kepatuhan pak Kapolri," kata Dadang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/3).

Dia menjelaskan, pedang tersebut diberikan Raja Salman pada 4 Maret 2017 lalu sebagai cinderamata dalam kunjungan ke Indonesia.

Meski demikian, pihaknya tetap menyerahkan pedang tersebut untuk diperiksa oleh KPK dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada KPK.

Jika tidak termasuk masuk grativikasi rencananya pedang tersebut bakal disimpan di Museum Polri.

"Fakta kita buka, panjang satu meter, di dalamnya warna perak, kemudan ini pedang dengan bungkus warna keemasan, jadi perkiraan kami ini bukan pedang dari emas. Perkiraan harga kurang lebih Rp 10 juta," kata Dadang.

Baca juga : Wow… Raja Salman Habiskan Rp 12 Miliar Untuk Sewa Mobil di Bali

Di kesempatan yang sama, wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan, pemeriksaan pedang berlapis emas itu dibutuhkan waktu 10 hingga 15 hari.

Hal ini untuk menguji keaslian emas dan memeriksa apakah pemberian tersebut termasuk grativikasi.

"Mengenai keaslian ini emas atau tidak, nanti akan dicek di bagian gratifikasi, biasanya butuh waktu 10 sampai 15 hari menyelesaikan laporan, setelah itu kami akan laporkan apakah bisa disimpan atau diletakan di museum, nanti akan kami laporkan," tutup Syarief. [rmol]

Tidak ada komentar