Wow...Demi Tarik Pelanggan Restoran Ini Kerahkan Pelayan Berbikini, Fotonya Langsung Viral


Sebuah restoran daging dan sayuran di Taipei, Taiwan langsung menjadi perbincangan hangat di seantero negeri. Hal itu terjadi setelah rumah makan tersebut memutuskan untuk mengerahkan pelayan wanita berbikini untuk melayani para pelanggannya.

Dilansir Oddity Central, Selasa (28/3), foto-foto pelayan wanita berbikini ini langsung menjadi viral di dunia maya. Apalagi mereka juga tak segan bertegur sapa secara dengan para pelanggannya yang sedang menyantap makanan.

Persaingan ketat mewarnai bisnis restoran jenis ini di Taiwan maupun China daratan, sehingga membuat pendatang baru sangat sulit untuk mendapatkan pelanggan jika hanya mengandalkan kualitas makanan dan pelayanan sempurna.

Menghadapi itu, pemilik restoran 'Fresh Feast' memandang perlu melakukan sesuatu agar bisa menarik pelanggan untuk bersantap di sana. Dia lantas menyewa lima model cantik dan meminta mereka mengenakan bikini minim untuk melayani seluruh tamu.

Rupanya strategi ini mendapatkan sambutan baik, bahkan jauh melebihi target yang diharapkannya. Hanya selang dua hari setelah pembukaan, foto dan video para pelayan cantik nan seksi itu menjadi viral di dunia maya.

Mereka yang mendukung ide tersebut menyebutnya sebagai pengartian baru dari 'hot-pot', sementara netizen lain mengeluhkan tindakan itu telah mendegradasikan wanita. Meski begitu, perdebatan dan perbincangan membuat banyak orang semakin penasaran untuk datang dan melihat langsung.

Berkat media sosial, foti dan penampilan menarik dari pelayan-pelayan itu juga menarik perhatian netizen asing, tidak sedikit yang memberikan tanggapan positif.

"Saya belum pernah ke Taiwan. Saya pikir ini saatnya saya pergi untuk sebuah petualangan," ujar seorang pengguna Facebook.

"Saya ingin seperti itu! Adakah seseorang yang telah membuat restauran seperti ini?" tanya netizen lainnya.

Sayangnya, keberadaan pelayan berbikini itu hanya berlangsung sekali, yakni saat pembukaan saja. Hal itu dilakukan karena restoran yang sama di Haikou City, China langsung ditutup paksa setelah meminta pelayannya berpakaian serba minim.

Pemerintah lokal memandang pendekatan itu 'bernilai rendah' dan bertentangan dengan nilai-nilai China. [mc]

Tidak ada komentar