Kembali Viral, Wanita Yang Sesumbar Potong Payudara Jika Anies-Sandi Menang Itu Ternyata...


Masih ingat dengan video seorang wanita yang berjanji untuk memotong payudaranya jika calon pasangan gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memenangkan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua?
Beberapa waktu lalu seorang wanita berkacamata mengunggah sebuah video yang kemudian menjadi viral.

Video itu viral karena dirinya menantang seorang pria yang ia panggil dengan sebutan Linglung.
Ia menantang Linglung untuk lakukan hal yang sama seperti janjinya. 
Kini penghitungan cepat sudah menyatakan kemenangan untuk pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Video tersebut kembali mengemuka setelah viral beberapa waktu yang lalu.
Kini netizen mulai menagih janji wanita tersebut untuk segera menepatinya.
Gayung bersambut, wanita yang tidak diketahui nama dan asalnya tersebut mengetahui permintaan para netizen dan ia pun dengan tegas menyatakan dirinya siap untuk menepati janji yang ia anggap adakah sebuah utang itu.
Ia kembali membuat video yang menyatakan dirinya siap untuk menepati janjinya tersebut.
Video itu diunggah oleh sebuah akun gosip di Instagram, @lambe_turah pada, Rabu (19/4/2017).

Tak terlihat gentar apalagi ketakutan, wanita itu pada mulanya menyampaikan ucapan selamatnya atas kemenangan yang diraih oleh pasangan Anies dan Sandi pada hitungan cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
Yang kemudian ia lanjutkan dengan mendoakan Anies dan Sandi agar bisa menjalankan tugasnya sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan baik dan sesuai dengan amanah warganya.

Dengan tegas ia pun menjelaskan bahwa ia siap untuk memotong payudaranya karena janji adalah utang.
Namun ternyata ada alasan di balik dari keberanian dan kenekatan wanita ini.
Ia berani untuk menepati janjinya tersebut dikarenakan dirinya saat ini adalah pengidap penyakit kanker payudara yang sudah memasuki stadium empat.
Oleh karena itu ia harus segera melakukan pemotongan pada payudaranya.

Simak video di atas.(link)

Tidak ada komentar