Dikeroyok Delapan OTK, Anggota Brimob Terkapar Dengan Luka Tusuk


Ilustrasi pengeroyokan
Nahas dialami seorang personel Brimob pada Sabtu (27/5) dini hari kemarin. Dia menjadi korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Metro Polres Jaksel AKBP Budi Hermanto mengatakan, insiden ini terjadi di dekat jembatan penyeberangan samping Stasiun Tangjung Barat arah Pasar Minggu. Korbannya adalah Bharatu Hanif.

Hanif, kata Budi, adalah anggota Detasemen C Satuan I Gegana, Brimob, Kelapa Dua, Depok. Atas insiden itu, dia mengalami luka tusuk akibat diserang orang tak dikenal yang diperkirakan berjumlah delapan orang.

“Luka tusuk ada di bagian punggung belakang dan telah mendapatkan jahitan, kini dia (korban) ada ke Rumah Sakit (RS) Jakarta Medical Center, Jakarta Selatan,” kata dia Senin (29/5).

Saat ini mereka masih menyelidiki siapa pelaku dan dari mana asalnya. Apakah warga sekitar atau dari luar daerah. Korban pada saat kejadian sempat menelepon rekannya Bharatu Nugroho agar dirinya bisa mendapatkan pertolongan. Lantas, dari telepon itu, Nugroho pun mencari lokasi Hanif.

Ketika ditemukan, warga sendiri mengaku tak tahu secara persis tentang apa yang menimpa Hanif. Saat ditemukan, korban sudah terjatuh di tanah.

Korban sendiri belum bisa berkomunikasi untuk dimintai keterangan terkait apa yang menimpanya itu karena masih mendapatkan perawatan. “Sementara korban belum bisa diambil keterangan,” tukas dia.
(gr)

Tidak ada komentar