Maruli Tampubolon Digembleng Kopassus, Ada Apa?


Maruli Tampubolon saat menjalani syuting Merah Putih Memanggil di area Bandara Halim Perdana Kusuma (Foto : jawapos)
Belakangan, film-film bertema militer dan patriotisme meramaikan dunia perfilman tanah air. Terbaru, Merah Putih Memanggil saat ini sedang menjalani proses syuting. Salah seorang aktor yang bermain di dalamnya adalah Maruli Tampubolon. 

Dalam film garapan TeBe Silalahi Pictures itu, pria kelahiran 26 Maret 1987 tersebut memerankan Kapten Nurmantyo Sang kapten memimpin para prajurit dari satuan elite TNI, yaitu Kopassus Angkatan Darat (AD), Marinir Angkatan Laut (AL), Kopaska (AL) dan Paskhas Angkatan Udara (AU), dalam operasi pembebasan awak kapal Indonesia yang disandera teroris internasional.

Persiapannya tak main-main. Maruli beserta para aktor lainnya menjalani boot camp selama seminggu penuh di Mako Kopassus Cijantung dengan dipandu Satuan 81 Penanggulangan Teror. Selain training fisik, mereka dibekali pelatihan penggunaan senjata. Sebab, para aktor harus benar-benar menguasai skill prajurit. "Bagaimana transisi penggunaan senjata, membidik sasaran, mengganti magazin tanpa melihat," kata Maruli mencontohkan.

Proses syuting berlangsung mulai awal April. Pasukan elite TNI juga dilibatkan langsung dalam syuting, antara lain, Kopassus, Marinir, serta Kopaska (Komando Pasukan Katak). Ada pula KRI Diponegoro dan KRI Nanggala (kapal selam) dari TNI-AL. Bahkan, skuadron pesawat tempur Sukhoi Su-30 dari TNI-AU ikut terlibat.

Maruli menuturkan, berbagai adegan berisiko dilakukan sendiri tanpa stuntman. Setiap hari mereka memanggul ransel seberat 20 kilogram naik turun bukit, bergumul dengan lumpur, dan melakoni aksi-aksi pertempuran. Terpeleset lumpur dan tergores ranting pohon sudah jadi "menu" sehari-hari. "Rappelling (turun menggunakan tali, Red) dari air terjun sampai terjun payung juga dilakukan sendiri," ujarnya.

Secara fisik, ayah seorang putri itu mengaku energinya terkuras. Ditambah lagi, harus fokus 1.000 persen. "Kita syutingnya bareng prajurit elite TNI di sekeliling, secara otomatis terbawa fokus dan kedisiplinan mereka. Jiwa korsa dalam diri terlecut," imbuhnya. 

Namun, pelatihan dan proses syuting yang berat itu dijalani dengan penuh kebanggaan. Maruli merasa cukup terbantu karena sudah terbiasa dengan olahraga berat. Dia rutin nge-gym dan menekuni IndoBarian yang melatih otot-ototnya. "Sudah pasti yang ini level fisiknya lebih tinggi. Tapi, badan juga cepat beradaptasi," ujar aktor yang sebelumnya bermain dalam film Terjebak Nostalgia dan Bukaan 8 itu.

Bagi Maruli, dipercaya memerankan Kapten Nurmantyo dalam Merah Putih Memanggil merupakan kebanggaan besar. Terlebih, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo serta jajaran petinggi TNI lainnya menyaksikan langsung salah satu scene di Lanud Halim Perdanakusuma akhir April lalu. "Di situ terbakar jiwa korsa saya," tuturnya.[jp]

Tidak ada komentar