Samakan Ahok Dengan Palestina dan Rohingya, Ahoker Ini Dicaci Maki Netizen



Setelah vonis dijatuhkan atas Ahok hingga hari ini, para pendukung Ahok segera melakukan aksi menuntut pembebasan mantan Bupati Belitung Timur itu.

Rangkaian aksi ini mendapat reaksi dari warga internasional. Beberapa pengamat asing pun turut berkomentar dengan nada miring, seolah vonis dijatuhkan karena Ahok seorang Kristen dan beretnis Cina.

Menanggapi upaya menyuarakan kabar yang salah mengenai vonis Ahok, beberapa ahli hukum pun angkat bicara.

Prof Romli, melalui akun twitternya menyatakan dengan tegas bahwa pihak yang bekerja sama dengan asing untuk “mengobok-obok” Indonesia adalah pengkhianat.

Lucunya, kicauan Prof Romli ini dilhat sebagai “peluang menarik” oleh Yunarto Wijaya.

“Org yg bil minta tlg dunia internasional utk urusan dlm negeri= “pengkhianat” mending ga usah ikut2 campur urusan palestina & rohingya jg :),” kicau akun @yunartowijaya.

Yunarto Wijaya, pemilik lembaga survey Charta Politika yang dalam masa pilgub DKI 2017 sempat merilis hasil survey yng menghebohkan karena mengunggulkan pasangan Ahok-Djarot, kembali membuat kontroversi melalui kicauan yang memelintir pernyataan Prof Romli.

Alhasil, Yunarto pun ramai-ramai dicaci maki netizen.

“@yunartowijaya Bedakan urusan kemanusiaan dengan napi ooon,” kicau @MbahUyok.

“@yunartowijaya PALESTINA INI BANTUAN KEMANUSIAAN, BEDA SAMA NAPI, GOUBLOOOOK NYABTINGKAT DEWA,” kicau akun @Kid_Twist212.

“Bela korban kemanusiaan di Palestina Rohingya beda dg Bela kriminal penista agama. Otak ditaruh di dompet inilah dampaknya,” kicau akun @Fahmisalim2

“Eh botak bego tolol. Emang palestina rohingya kasusnya mereka menista agama? Itu kasus penjajahan goblokkk,” kicau akun @Geyelicius.
[pkn]

Tidak ada komentar