Terungkap, Berita Polisi Temukan Buku Anies-Sandi Di TKP Bom Kampung Melayu, Ternyata HOAX!!



Bom Kampung Melayu ternyata menyisakan fakta tersendiri. Berita yang dimuat akurat.co yang mengatakan di lokasi kejadian ditemukan buku Anies-Sandi ternyata HOAX.

Juru bicara Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Naufal Firman Yursak menyayangkan pemberitaan  tersebut. Padahal, faktanya polisi menemukan buku berisi kata sandi yang masih belum dipecahkan.
Selaku juru bicara Anies-Sandi , Firman telah melayangkan protes kepada media akurat.co. Karena pemberitaan yang menyudutkan Anies-Sandi. Padahal tidak sesuai dengan fakta yang ada.

“Bahkan di akun twitter-nya, media itu juga mention Anies dan Sandi,” ujarnya, Jumat (26/5).
Wartawan tersebut, lanjut Naufal, juga tidak melakukan verifikasi dan kroscek sesuai dengan kaidah jurnalistik. Naufal yang juga pengajar ilmu komunikasi itu menilai, wartawan dari

media tersebut bahkan masih perlu belajar lagi.
“Dia tidak kroscek ke polisi dan saksi di lapangan. Padahal itu dasar jurnalistik,” tegasnya.
Naufal pun langsung meminta penjelasan kepada pemimpin redaksi akurat.co, Muhammad Farid. Kepada Farid, Naufal meminta agar akurat.co meminta maaf dan meralat pemberitaan tersebut.

Muhammad Farid, Pemimpin Redaksi akurat.co langsung meminta maaf. Media itu juga sudah memasang permintaan maaf di lamannya.

“Berita dengan judul: “Polisi Temukan Buku Anies-Sandi di TKP Peledakan Bom” yang tayang pada Kamis, 25 Mei 2017 pukul 17:27 WIB, setelah melakukan koreksi dan klarifikasi dengan pihak terkait maka sebagaimana ketentuan dalam UU Pokok Pers, Pedoman Dewan Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber berita ini KAMI LAKUKAN PENCABUTAN terhadap keseluruhan materi berita. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno atas kesalahan dan kekeliruan dalam pemberitaan tersebut. Terima kasih,” tulis permintaan maaf redaksi akurat.co.”

Tak hanya itu, akurat.co juga sudah menuliskan permintaan maafnya di Twitter.

Menurut Naufal, sebaiknya media melakukan hal-hal yang dasar seperti kroscek dan konfirmasi. “Semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” ucap pria berkacamata tersebut.[pkn]

Tidak ada komentar