Jadi Dokter Gadungan dan Jualan Obat, Warga China Ini Diringkus Polisi



Kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur mengamankan Lin Shui Cheng (34) warga negara China yang diduga sebagai dokter gadungan. Pelaku ditangkap bersama seorang perawat gadungan berasal dari Kota Depok, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, penangkapan dokter beserta perawat gadungan setelah adanya laporan dari warga setempat yang menaruh curiga. Alasannya karena mereka menjual obat secara bebas di kabupaten tersebut dari rumah ke rumah.

"Mereka ditangkap oleh pihak kepolisian setempat karena mengaku-ngaku sebagai dokter dan perawat dan menjual obat ramuan herbal tanpa izin," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (3/6).

Dia mengungkapkan, pasca ditangkap oleh pihak kepolisian, dan dilakukan pemeriksaan Lin dan Sinah pun mengaku kalau keduanya bukanlah dokter dan perawat. Mereka sebenarnya hanya ingin menjual obat.

"Mereka juga tidak menunjukkan dokumen yang resmi soal izin dari penjualan obat-obatan tersebut," ujarnya.

Jules menambahkan dari hasil pemeriksaan seluruh identitasnya diketahui bahwa ada perbedaan identitas antara di pasport dengan surat ijin mengemudi A yang dimiliki oleh Lin. Kemudian perawat gadungan adalah Sinah (34) warga Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

"Saya sudah tanya sama pihak kepolisian di Rote kata mereka dokumen yang dimiliki yang dibawa oleh dokter gadungan itu hanya fotocopian visa dan paspor. Takutnya yang bersangkutan bermasalah sehingga harus dicek keimigrasian," jelasnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari tahu dan terus memeriksa keduanya dan masih terus ditahan di Polres setempat. Dia menerangkan, hingga saat ini sejumlah obat-obatan yang telah disita sudah diserahkan kepada Badan Perlindungan Obat dan Makanan (BPOM) NTT Untuk diperiksa.(mc)

Tidak ada komentar