OMG! Pramugari Ini Layani Penumpang Pria di Dalam Toilet, Segini Tarifnya Sekali Kencan


Ilustrasi
Seorang pramugari mampu meraup 650 ribu poundsterling atau Rp 14 miliar selama 2 tahun melayani hubungan seks bagi penumpang pesawat. Hubungan seks biasa dilakukan di dalam toilet pesawat. Kegiatan terlarang perempuan kru pesawat itu berlangsung tanpa diketahui kru lain.

Hingga akhirnya dia tertangkap basah usai berhubungan seks di toilet. Akhirnya, sang pramugari itu dipecat. Tidak disebutkan pasti nama maskapai penerbangan tersebut.
Namun dilaporkan dia adalah pramugari maskapai di Timur Tengah. Pramugari tersebut sudah dipecat dan dideportasi.
Seorang sumber kepada media Arab Saudi yang berbahasa Inggris, Sada, mengatakan:
"Dia (pramugari) mengakui telah berhubungan seks dengan banyak penumpang selama penerbangan. Dia lebih suka penerbangan jarak jauh antara negara-negara Teluk dengan Amerika Serikat."

Seorang sumber maskapai mengatakan, perempuan tersebut menetapkan tarif seks 1.500 pound atau Rp32 juta untuk sekali berhubungan seks. Ada saja penumpang yang rela membayar tarif sebesar itu.

Curhat
Seorang pekerja seks kelas atas mem-posting ceritanya dalam akun Reddit. Di sana ia mengungkapkan bahwa tidak mudah hidup sebagai pekerja seks dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari metro.co.uk, wanita ini tidak menyebutkan namanya. Tapi ia menyebutkan berusia 25 tahun dan merupakan pekerja seks dari Sdyney, Australia.
Ia sudah terjun ke dunia prostitusi ini sejak remaja. Dia mengungkapkan bahwa untuk jam pertama ia menarik harga 340 Euro (Rp4,9 juta).
Lalu 650 Euro (Rp9,4 juta) untuk jam kedua dan 184 Euro (Rp2,6 juta) untuk setiap jam setelahnya.

Untuk waktu bekerja bervariasi. Tapi ketika Natal sangat sepi. “Mungkin mereka menghabiskan wakti di rumah bersama keluarga,” ucapnya. Walau pekerjaannya termasuk “kotor”, tapi ada beberapa hal yang tidak akan ia lakukan.

Seperti hubungan incest, melakukan hubungan seks di air, melakukan dengan 2 pria sekaligus, dan berhubungan jangka panjang.

“Ini semua atas alasan keamanan,” ungkapnya. Dengan gamblang ia memberikan fakta bahwa kliennya sebagian besar berusia 40 sampai 60 tahun. Serta mayoritas orang Kaukasia, India, dan Asia. “Sebab mereka sopan dan murah hati.”  Untuk klien kebanyakan sudah menikah.
Mereka biasanya bertemu setelah ia berangkat kerja antara pukul 7 sampai 8 pagi.

Sejak menjadi pekerja seks, total ia telah tidur dengan 1.700 pria.
“Selama saya dibayar lebih, saya bisa mengabaikan kekurangan klien. Asal mereka sopat, hormat, dan bersih,” terangnya. Tentang kehidupan pribadinya, justru ia mengaku belum pernah berkencan dengan seorang pria yang menarik hatinya.(tri)

Tidak ada komentar