Pengamat: Di Era Jokowi Rakyat Cuma Bisa Nonton Pejabat Umbar Kemewahan



Direktur Eksekutif Centre for Budget Analisys (CBA) 98 Uchok Sky Khadafi mengatakan, kesenjangan antara kaya dan miskin di rezim Jokowi saat ini makin menganga lebar.

"Saat ini, zaman pemerintahan Jokowi rakyat tambah sengsara. Rakyat miskin hanya bisa menonton para pejabat negara yang semakin tambah kaya. Saat ini saja, jangankan untuk beli satu baju, untuk makan satu kali, satu hari belum tentu ada," lirih Uchok itu saat dihubungi di Jakarta, Selasa (25/07/2017).

Bahkan, lanjut dia, mencari duit, lima ribu rupiah sampai sepuluh ribu rupiah pun, sulit memperolehnya dalam satu hari.

"Tidak seperti pejabat negara, atau keluarga mereka hidup mewah bergelimpangan reziki dari APBN," sindir Uchok.

Namun, kata dia, yang lebih memprihatinkan lagi adalah ketika para pejabat baik eksekutif maupun legislatif justru mengumbar kemewahan ditengah jeritan rakyat miskin saat ini.

Bayangkan, kata dia, fasilitas yang mereka dapatkan semisal mobil dan rumah yang mewah sementara diujung sana rakyatnya masih ada yang tidur hanya beralaskan tanah dan beratapkan rumbia.

"Pejabat negara seperti DPR dan Menteri, kalau mau keluar negeri tinggal tunjuk saja ke negara mana yang mereka inginkan, dan tentu pakai duit APBN. Kalau orang miskin, mau dapat "subsidi" dari APBN harus antri panjang, dan belum tentu dapat subsidi tersebut. Itulah potret kehidupan orang miskin dengan pejabat negara," pungkasnya.[ts]

Tidak ada komentar