Sadis, Begini Cara Bocah Aw Perkosa dan Habisi Dua Bocah SD di Sungai



Aparat kepolisian Kota Tasikmalaya berhasil menangkap pemuda Riz alias Aw (15), terduga pelaku pembunuh dan pemerkosa dua gadis belia di Sungai Ciloseh, Tasikmalaya.

Pelaku diciduk di Jalan Makam Pahlawan Kusumah Bangsa, Kecamatan Tawang, Tasikmalaya, sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (1/7/2017).

Tidak ada perlawan dari pelaku bernama Riz alias Aw (15) saat penangkapan.

Kapolres Kota Tasikmalaya  AKBP Adi Nugraha menuturkan bahwa saat kejadian, pelaku mengajak dua anak perempuan (korban), yakni Wanda Febriani (10) dan In (11) ke Sungai Ciloseh.

Para korban mengikuti pelaku karena diiming-imingi akan dikasih bunga yang bagus dan sejumlah uang.

Sebelumnya, pelaku sempat membeli sebilah golok kepada seseorang. Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku menggunakan golok tersebut untuk membunuh korban.

“Pelaku membunuh korban dengan golok yang dibelinya. Adapun alasan pembunuhan itu karena pelaku sakit hati sering dibilang maling, dan penjahat oleh paman korban,” jelas Kapolres di Mapolres Tasikmalaya Kota, Sabtu (1/7/2017).

Karena pelaku masih di bawah umur, proses hukum pun akan dilakukan melalui peradilan anak.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 80 UU No 35 Tahun 2014, perubahan UU no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak jo 351 ayat 2,3 jo 338 KUHP dan bisa juga pasal 40 dengan ancaman kurungan seumur hidup.

Sementara itu, ibu pelaku MS (42) mengaku pasrah dengan proses hukum yang harus dijalani anak keduanya itu.

MS pun tidak menyangka anaknya bisa melakukan perbuatan nekad dan sadis itu.

Dia mengaku terpukul mendengar anaknya melakukan perbuatan sadis tersebut, terlebih korbannya anak perempuan yang masih kecil.

“Saya pasrahkan semua proses hukum kepada pihak berwajib,” tutur MS.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jumat (30/6/2017),  masyarakat di sekitar Sungai Ciloseh, Tasikmalaya digemparkan dengan penemuan sesosok mayat anak perempuan dan satu anak perempuan lainnya di dekat bebatuan dalam kondisi luka parah.

Warga yang melihat itu segera melaporkan penemuannya dan membawa korban luka ke rumah sakit terdekat.

Korban tewas diketahui bernama Wanda Febriani (10) siswa SD dan korban luka bernama ID (11).

Kapolres mengungkapkan, pelaku diciduk di Jalan Makam Pahlawan Kusumah Bangsa, Kecamatan Tawang, Tasikmalaya Sabtu (1/7/2017) sekitar pukul 9.00 WIB.

Saat kejadian, pelaku mengajak kedua korban ke Sungai Ciloseh. Agar para korban mau mengikutinya, pelaku mengiming-imingi para korban bahwa akan diberikan bunga yang bagus dan sejumlah uang.

Namun sesampainya di lokasi, korban justru dianiaya dan dibunuh.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, perduga pelaku mengaku saat melihat kedua bocah SD malang itu, dia seperti kesetanan. Golok yang semula diagunakan untuk membelah kelapa di pinggiran Sungai Ciloseh itu pun dia hantamkan ke tubuh kedua korbannya yang masih belia itu.

Sebelum peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi, pelaku bahkan mengaku kalau dia juga sempat memaksa salah seorang dari bocah tersebut untuk melakukan perbuatan asusila.

Begitu kedua korban terkapar bersimbah darah, pelaku yang menduga keduanya telah meninggal dunia lantas meninggalkan keduanya di tepian sungai Ciloseh dan pulang ke rumahnya.

''Benci pak, keluarganya sering sebut saya bangsat ayam,'' kata Riz alias Aw saat pemeriksaan oleh penyidik di Mapolres Tasikmalaya. (pm)

Tidak ada komentar