Yasonna Laoly Takut Ahok Picu Kerusuhan antar Kelompok Napi di Lapas Cipinang



Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan perihal alasan narapidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob.

"Kalau soal Basuki Tjahaja Purnama Napi inkrah ada di Rutan ini banyak kejadian di Indonesia bukan satu tempat. Banyak yang sudah. Di Rutan manakah, Rutan Salemba yang sudah inkrah banyak. Soal yang pernah ditempatkan di Mako Brimob, Nazaruddin pernah menikmatinya. Banyak orang. Saya gak perlu sebutlah," jelas Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7).

Nah, Ahok kata dia diberikan kesempatan nginap di Rutan Mako Brimob karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah menyulut emosi masyarakat banyak. Ahok bahkan katanya pernah diancam dibunuh.

"Ahok ini katakanlah hukumannya menyangkut emosi yang sangat tinggi," imbuhnya.

Ancaman bagi keselamatan terhadap Ahok dirasakannya sangat kencang. Apalagi, di Lapas Cipinang, tempat Ahok ditempatkan sebelum dipindahkan ke Mako Brimob, ada dua kelompok masyarakat. Kelompok pendukung Ahok maupun kelompok pendukung pasangan calon Gubernur DKI Jakarta lainnya.

"Di Lapas Cipinang, ada dua kelompok, kelompok pemilih Ahok dan kelompok bukan pemilih Ahok. Dan ini punya sentimen khusus. Karena kita tahu, dalam Pilkada yang lalu, masing-masing dengan sentimen yang emosionalnya sangat tinggi baik pendukung Ahok maupun pendukung Anies (Baswedan)," jelas Yasonna.

Dia juga khawatir akan terjadi kerusuhan antara para pendukung Ahok dan para pendukung Anies jika mantan Bupati Belitung Timur itu tak segera dipindah.(pm)

Tidak ada komentar