'Mata Najwa' Resmi Berhenti Tayang



Secara mengejutkan, Najwa Shihab mengumumkan bahwa program talkshow Mata Najwa tidak akan mengudara kembali. Pengumuman itu diumumkan langsung melalui akun Twitter pribadinya, @najwashihab: "[Episode] 'Eksklusif Bersama Novel Baswedan' menjadi episode live terakhir Mata Najwa."

Episode yang disebut-sebut sebagai episode live terakhir itu, yaitu yang menayangkan wawancara khusus dengan Novel Baswedan, tayang pada 26 Juli 2017. Dalam wawancara tesebut, sang penyidik KPK secara blak-blakan mengungkapkan berbagai hal terkait penyerangan air keras yang mencederai matanya itu. 

Beberapa jam sebelum episode itu tayang, media sosial -- khususnya Twitter -- diguncang oleh rumor bahwa episode wawancara khusus itu batal tayang karena tidak disetujui oleh pihak Metro TV. Akan tetapi, beberapa jam kemudian, tepatnya pada pukul 20.00 WIB, Mata Najwa tetap muncul seperti biasanya setiap Rabu malam.

Akan tetapi, setelah episode itu, Mata Najwa tidak lagi memproduksi program. Pada Rabu berikutnya, 2 Agustus 2017, Mata Najwa tetap tayang di Metro TV namun hanya mengulang (re-run) episode lama, yaitu episode "Cerita Dua Sahabat" yang mengisahkan sosok Mustafa Bisri dan Quraish Shihab, yang sudah tayang menjelang lebaran lalu. 

Menurut pengumuman resmi yang diterima Tirto, dua pekan mendatang Mata Najwa hanya akan menayangkan kolase episode-episode lama saja. Salah seorang produser Mata Najwa mengatakan: "Pekan depan kita hanya akan menampilkan kompilasi episode-episode Mata Najwa yang digelar on stage di berbagai kota."  

Mata Najwa akan terakhir kali tayang di Metro TV pada akhir Agustus. Episode itu, menurut Najwa Shihab, akan diberi judul: "Menuju Catatan Tanpa Titik".

Berikut pernyataan lengkap Najwa Shihab:

"Eksklusif Bersama Novel Baswedan" menjadi episode live terakhir Mata Najwa. Sudah 7 tahun Mata Najwa mengudara. Sejak episode perdana “Dunia dalam Kotak Ajaib” yang tayang pada 25 November 2009 hingga wawancara eksklusif Novel Baswedan pada 26 Juli 2017, total sudah 511 episode Mata Najwa.

Selama tiga pekan ke depan, Mata Najwa akan menghadirkan kolase berbagai episode lama yang kami anggap penting dan berharga. Pada pengujung Agustus, Mata Najwa akan tiba pada episode final: “Catatan Tanpa Titik”.

Namun Agustus bukan hanya menjadi yang terakhir bagi Mata Najwa saja. Menjadi reporter Metro TV pada bulan Agustus 2000, perjalanan saya bersama Metro TV juga akan berakhir pada bulan yang sama. Ini adalah Agustus penghabisan.

Tujuh belas tahun bukan waktu yang singkat. Rasa bangga menjadi reporter pertama Metro TV, sebagai pemilik kode reporter 01 dalam istilah teman-teman di Kedoya, sampai kapan pun tak akan luntur. Rangkaian perjalanan saya sebagai reporter sebuah TV berita pertama di tanah air terekam dalam, membuat kehidupan jauh lebih kaya serta menjadi bekal berharga untuk terus berkarya sebagai jurnalis.

Terima kasih tiada tara pada keluarga besar Metro TV. Juga kepada semua pihak yang telah bermitra dan mendukung, terutama pemirsa yang selama ini menemani saya dan Mata Najwa.

Salam,

Najwa Shihab

Najwa sendiri menolak berkomentar terkait berbagai spekulasi yang muncul di balik berhentinya produksi Mata Najwa di Metro TV. Dihubungi oleh Tirto, Najwa hanya mengatakan: "Kita lihat tiga minggu lagi [setelah episode final 'Menuju Catatan Tanpa Titik']."

Mata Najwa menjadi salah satu program unggulan Metro TV. Tayang pertama kali pada 26 November 2009, pelan tapi pasti Mata Najwa mulai mencuri perhatian pemirsa. Dari awalnya hanya berdurasi 30 menit, Mata Najwa lalu berkembang menjadi tayang selama 1 jam dan terakhir hingga 1,5 jam. Dari yang awalnya tayang pada 21.30 kemudian mundur ke jam yang terhitung prime time, pukul 20.00 WIB. 

Pencapaian itu diikuti pengakuan berbagai lembaga. Komisi Penyiaran Indonesia pernah mendapuk Mata Najwa sebagai program talkshow terbaik. Indonesian Choice Award TV juga dua kali pernah menobatkan Mata Najwa sebagai "Program of the Year". Rolling Stone Indonesia juga pernah menganugerahkan "Editors Choice Rolling Stone Talkshow of the Year".

Salah satu andalan Mata Najwa adalah program Mata Najwa On Stage. Program ini menghadirkan Mata Najwa bukan hanya di luar ruangan tapi juga di luar kota. Sudah 18 kota dikunjungi oleh Mata Najwa, dari kota-kota di Jawa, luar Jawa bahkan hingga di Belanda. 

Antusiasme penonton sangat tinggi. Sangat jamak acara Mata Najwa On Stage disesaki penonton, baik digelar di aula besar, stadion (GOR UNY) bahkan alun-alun (seperti di Purwokerto). Tiga kali Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahkan gelar rekor penonton on stage terbanyak kepada Mata Najwa.

Pihak Metro TV, melalui Presiden Direkturnya, Suryopratomo, juga mengkonfirmasi berakhirnya tayangan Mata Najwa. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Najwa Shihab atas kontribusi yang telah diberikan selama 17 tahun berkarya di Metro TV. Kami akan merasa kehilangan Najwa Shihab sebagai jurnalis dan tuan rumah Mata Najwa - program talkshow yang diminati publik dan telah memberi warna yang signifikan bagi perjalanan Metro TV sebagai televisi berita," ujar Suryopratomo. (tir)

Tidak ada komentar