Presiden Jokowi Kumpulkan Perwira TNI-Polri di Istana Negara, Ada Apa?



Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan sejumlah perwira TNI dan Polri di Istana Negara. Ada apa?

Informasi yang dihimpun, mereka yang dipanggil Kepala Negara merupakan figur yang akan menerima kenaikan pangkat mulai dari bintang satu hingga bintang dua.

Salah seorang perwira yang dipanggil Presiden Jokowi adalah Kepala Biro Misi Internasional Polri Kombes Pol Khrisna Murti. Ia merupakan salah satu perwira yang akan segera berpangkat Brigjen.

Khrisna mengatakan, Presiden Jokowi memberikan arahannya ‎agar prajurit di lingkungan TNI-Polri harus dapat menjaga tingkat kepercayaan publik yang tinggi saat ini.

“‎Presiden arahannya yang pasti beliau mengatakan soal tingkat kepercayaan publik yang meningkat terhadap pemerintah. Terus beliau bagaimana sekarang lembaga kepresidenan itu nomor 1 dan Polri memberi kontribusi dalam itu,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Kepada para Pati TNI-Polri, Presiden juga meminta untuk menjaga momentum ‎dari survei Gallup World Poll‎ yang menyatakan Indonesia merupakan negara peringkat pertama soal kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurut Khrisna, Presiden Jokowi meminta prajurit untuk menjaga pelayanan publik agar dapat mempertahankan hasil survei lembaga internasional itu.

“Karena itu beliau minta itu dijaga. Kemudian survey-survei itu kan bukan survei lokal, survei internasional. Salah satunya pemerintah sekarang nomor satu di survei Gallup itu. Nah, jadi kewajiban kita untuk menjaga itu dari berbagai aspek, mulai dari pelayanan, Kamtibmas, penegakan hukum,” lanjut Khrisna.

“Beliau menyatakan soal tantangan Indonesia saat ini yang begitu kompleks, mulai dari tantangan keamanan karena kunci stabilitas pemerintah kan salah satunya keamanan. Terus keamanan harus dijaga,” pungkasnya.(gr)

Tidak ada komentar