Victor Laiskodat Sengaja Tebar Provokasi



Partai Amanat Nasional Nusa (PAN) merasa yakin pernyataan provokatif Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat saat pelantikan DPC Nasdem Kupang, 1 Agustus lalu disengaja.

Wakil Ketua PAN NTT, Emanuel Pasar menilai Victor sengaja melakukan hal tersebut untuk memprovokasi masyarakat demi kepentingan politik jangka pendek.

Emanuel menjelaskan bahwa PAN adalah partai yang sah secara konstitusional dan lahir dari rahim reformasi, sehingga PAN adalah partai yang menjunjung tinggi moralitas, agama, kemanusiaan, dan kemajemukan serta menempatkan UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan ideologi berpolitik.

“Sehingga, pernyataan yang disampaikan oleh saudara Viktor Bungtilu Laiskodat bahwa PAN mendukung khilafah adalah tuduhan yang bersifat memprovokasi untuk kepentingan politik jangka pendek,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (4/8).

Untuk menindaklanjuti hal itu, PAN NTT telah berkoordinasi dengan pimpinan pusat untuk mengambil langkah-langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang belaku.

Di satu sisi, PAN juga menghimbau kepada para simpatisan agar tetap tenang, menjaga persaudaraan dan menciptakan kedamaian di NTT sebagaimana ikon NTT yakni Nusa Terindah Toleransi.

“PAN NTT sangat menyesalkan pernyataan itu. Terutama pernyataan itu disampaikan oleh politisi sekaliber Viktor Bungtilu Laiskodat,” pungkasnya.

Adapun dalam sebuah pernyataannya saat melantik DPC Partai Nasdem Kupang, 1 Agustus lalu, Victor menyebut ada empat partai yang mendukung kehadiran khilafah. Keempat partai yang disebut itu adalah PAN, Gerindra, PKS, dan Demokrat.(rj)

Tidak ada komentar