Panglima TNI Perintahkan Prajuritnya Meneladani Soeharto



Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memerintahkan para prajuritnya untuk meneladani sosok Soeharto. Hal itu dia utarakan saat berziarah di makam presiden kedua RI di Astana Giri Bangun, Karanganyar, Jawa Tengah.

Selain sebagai presiden, Soeharto merupakan prajurit TNI dengan karier yang cemerlang. Gatot menyebutkan, Pak Harto merupakan prajurit yang menjadi panutan.

“Saya perintahkan kepada prajurit saya untuk meneladani langkah perjuangan beliau, sejak 1 Maret sampai jadi presiden,” kata Gatot.

Dalam kariernya di TNI, Soeharto pernah menjabat sebagai Panglima ABRI. Soeharto juga merupakan satu dari tiga prajurit TNI yang memperoleh pangkat kehormatan Jenderal Besar.

Gatot mengaku hanya mengetahui sosok Soeharto dari orang-orang tua. Menurutnya, Soeharto merupakan prajurit yang selalu dipantau perkembangannya.

“Berdasarkan cerita orang tua, termasuk orang tua saya, beliau itu adalah perwira yang selalu diintip. Jadi Pak Harto kalau latihan diintip, gimana sih latihannya. Karena memang menjadi panutan. Sehingga dalam memimpin serangan umum 1 Maret pun beliau sukses,” ujarnya.

Soeharto wafat pada 27 Januari 2008 di Jakarta. Jenazahnya kemudian dimakamkan disamping istrinya, Ibu Tien Soeharto di Astana Giri Bangun. (gr)

Tidak ada komentar