Bawa Segerombolan Teman ke Sekolah, Siswa SMK Tantang Gurunya Berduel Bikin Heboh...


Kelakuan LG (17) seorang siswa SMK swasta di Kota Pemantangsiantar membuat heboh sekolahnya, Senin (30/10/2017).

Pasalnya, dia membawa segrombolan temannya dari luar sekolah, lalu menantang gurunya untuk berduel.
Situasi sekolah yang terpaksa dijaga aparat kepolisian karena salah seorang siswa membawa teman dari luar. foto : GideinAritonang/MetroSiantar/JPG
Beruntung, niat siswa yang tinggal di Jalan Bali, Kecamatan Siantar Utara, ini digagalkan personel Polsek Siantar Utara.

Dari keterangan AS (30), guru yang ditantang berduel, ketika ditemui di pelataran sekolah, mengaku tidak mengetahui penyebab pasti sang anak diri sehingga menantang dirinya berduel.

Hanya saja, memang saat pergantian mata pelajaran, AS sempat menasehati LG yang memang terkenal nakal di sekolah.

“Pas tadi pergantian jam pelajaran, saya nasehati tadi. Enggak tau kenapa LG tidak terima. Lalu, dia mengatakan sama saya ‘Di luar nanti kita main Pak, awas Bapak nanti di luar’. Saya pun terkejut,” ucapnya seperti dilansir Metro Siantar.

Sementara, teman AS sesama tenaga pengajar di sekolah tersebut mengatakan, LG sering dinasehati guru. Namun, LG tidak mau menggubris dan mendegarkan nasehat yang disampaikan kepadanya.

“Sudah kami nasehatinya dia pelan-pelan, tapi dia bilang akan ditunggunya di Jalan Bali mau main. Kan gak mungkin kami guru ini tidak memberikan contoh yang baik sama siswa kami, gak mungkinlah siswa dilawan,” terangnya.

“Orangnya ini memang agak sedikit bandal. Orang Saribudolok nya dia, ngekos di Jalan Bali Atas, kelas III STM, jurusan Otomotif. dibawa tadi kawannya dari luar,” sambung guru ini lagi.

Kapolsek Siantar Utara AKP Z Matondang mengatakan, sebelumnya, pihak kepolisian telah mendapat informasi keributan tersebut dan telah mendamaikan kedua belah pihak. Untuk menjaga agar situasi ini tidak terulang kembali, Mantondang mengatakan agar pihak sekolah segera memanggil orang tua dari siswa tersebut.

“Kita akan arahkan ke Guru BP nya, agar orangtua siswa itu bisa dipanggil secepatnya demi kebaikan keduanya,” ucapnya. (ps)

Tidak ada komentar