Akhirnya, Setya Novanto Siap Mundur dari Kursi Ketua DPR



Setya Novanto mengaku siap menanggalkan jabatannya sebagai Ketua DPR dan Ketum Golkar. Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

"Saya terus terang saja, satu, dua, tiga hari sebelumnya itu, secara pribadi dari hati ke hati Pak Novanto itu sudah menyampaikan kepada saya, ya bahwa kalau memang proses perjalanannya seperti ini, dia ikhlaskan semua," kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017).

"Pak novanto mengikhlaskan semua dengan mekanisme yang ada, dan Pak Novanto itu tidak akan melakukan sesuatu yang menghambat mekanisme-mekanisme baik di Golkar maupun di DPR. Itu yang disampaikan kepada saya," tambahnya.

Namun, Idrus meminta proses pergantian harus sesuai prosedur, baik di DPR maupun di DPP Golkar.

"Berilah kesempatan kepada Partai Golkar untuk mengambil langkah-langkah secara baik, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada," katanya.

Diketahui, pada Minggu (19/11/2017) malam, KPK memindahkan Novanto dari RSCM. Pemindahan tersebut untuk menahan Novanto di rutan KPK.
Seperti diketahui, status Novanto sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Novanto dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017.

Penahanannya kemudian dibantarkan karena mesti dirawat di RSCM setelah kecelakaan yang dia alami.(ts)

Tidak ada komentar