Khawatir Ada Trik Lagi, IDI Siapkan Ini Untuk Periksa Kesehatan Setnov



Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP. Untuk membantu KPK, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyiapkan tim dokter untuk Ketua Umum Golkar yang dikenal awak media dengan sebutan ‘Si Papa’ itu. 

Seperti diketahui, saat penetapan tersangka kali pertama, Novanto sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit. Alasannya karena menderita beberapa penyakit serius yang membutuhkan perawatan intensif.

Karena itu, dalam kasus Novanto jilid II, IDI kembali menyiapkan tim dokter. Tujuannya untuk membantu KPK dalam memberikan keterangan alternatif jika Novanto kembali mengeluhkan sakit. 

"Kami kan waktu itu menyiapkan tim dokter untuk memberikan second opinion. Nah kali ini kami juga menyiapkan untuk membantu KPK jika dibutuhkan," tegas Sekretaris Jenderal IDI Moh Adib Khumaidi kepada JawaPos.com, Senin (13/11).

Adib menegaskan tim dokter akan memeriksa kesehatan Novanto dengan detail dan memberikan keterangan kepada KPK. Sehingga tidak ada lagi kemungkinan isu beredar di kalangan warganet, Novanto pura-pura sakit. 

"Kami berharap tidak ada trik-trik nanti. Karena kami menyiapkan tim dokter sesuai permintaan KPK," jelasnya. 

Saat dikonfirmasi soal status tim dokter yang memeriksa Novanto sebelumnya dicabut keanggotaanya, Adib menegaskan tak ada informasi itu. "Informasi dari mana, tak ada informasi begitu," ujarnya.[jp]

Tidak ada komentar