Polisi Bantah Tuduhan Ahmad Dhani Soal Membela Penista Agama


Ahmad Dhani langsung bereaksi setelah Polres Jakarta Selatan menetapkannya sebagai tersangka ujaran kebencian di akun twitter @ahmaddhaniprast. Dhani menilai, kasusnya menjadi bukti adanya pembelaan terhadap penista agama di Indonesia.
Ahmad Dhani bersaksi dalam sidang Buni Yani

Menanggapi hal itu, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan menyanggah tudingan keberpihakan terhadap penistaan agama. Iwan menjelaskan, penetapan tersangka terhadap mantan pentolan Band Dewa itu murni tindakan hukum. 

"Saya hanya murni melakukan tugas sebagai penegak hukum. Kami tidak melihat ada unsur apapun karena ini murni penegakan hukum, tugas kami hanya melaksanakan," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan kepada kumparan (kumparan.com), Jakarta, Selasa (28/11).

Iwan menegaskan kembali, penyidikan terhadap Ahmad Dhani juga telah melewati prosedur yang jelas. Ia menambahkan, menjadi kewajiban aparat polisi untuk menindaklanjuti laporan yang diberikan oleh masyarakat.

"Sekali lagi, saya hanya melaksanakan tugas dalam proses penegakan hukum. Sebab ada masyarakat melapor tentang terjadinya suatu peristiwa pidana," pungkas mantan Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya itu.

Ahmad Dhani telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Selatan. Dia dianggap menyebarkan kebencian karena mencuit lewat akun media yang berbunyi "Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya.".
Laporan terhadap Dhani dilakukan oleh seorang pendukung basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [kmp]

Tidak ada komentar